Berjaga-Jaga

Bacaan hari ini: 1 Tesalonika 5:1-11
“Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri.” (1 Tesalonika 5:4)

Dalam tiap zaman, selalu saja kita mendengar ada orang-orang yang menubuatkan kapan hari kedatangan Yesus yang kedua kali, tiba. Fenomena yang sama bisa kita jumpai pada masa surat ini ditulis. Rupanya ada orang-orang yang berusaha memprediksi hari kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, dengan harapan mereka tahu kapan mereka bisa mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya. Dengan kata lain, mereka berpikir bahwa sebelum hari itu, mereka bisa hidup sembarangan, dan baru bersiap-siap saat hari kedatangan itu sudah dekat.

Paulus sekali lagi mengingatkan jemaat Tuhan bahwa bagi orang-orang yang berpikir demikian, maka hari kedatangan Tuhan Yesus itu akan seperti pencuri yang mengejutkan mereka. Tetapi tidak demikian bagi anak-anak Tuhan yang tidak hidup dalam kegelapan, melainkan dalam terang. Kapanpun Tuhan Yesus datang kedua kali, tidak lagi menjadi sesuatu yang mengejutkan dan menakutkan bagi kita. Melalui surat ini, kita diingatkan agar setiap saat kita bisa berjaga-jaga sebab hari kedatangan Tuhan Yesus itu, tidak ada seorangpun yang tahu. Setiap saat kita hidup dengan berbaju-zirahkan iman dan kasih dan berketopongkan pengharapan keselamatan (ayat 8). Janganlah seperti orang-orang dunia yang menikmati hidup dalam kegelapan.

Saudara, mari kita mengintrospeksi diri kita, adakah selama ini kita sudah hidup sebagai anak-anak terang? Adakah perkataan dan sikap kita telah menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan Tuhan? Apakah dalam pekerjaan kita, kita sudah bersikap jujur, disiplin dan bertanggung jawab? Adakah kita memperlakukan karyawan kita, rekan kerja kita, majikan kita dengan baik? Adakah perkataan kita selama ini lemah lembut dan membangun orang lain? Adakah kita tetap berpegang pada iman kita, di tengah segala pergumulan dan kesulitan hidup? Singkatnya, adakah kita siap bila Kristus datang kedua kalinya hari ini? Adakah Ia akan menemukan bahwa kita setia dan hidup benar di hadapan-Nya, bila Ia datang hari ini?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s