Cinta kepada “Siapa”?

Bacaan hari ini: 1 Timotius 6:6-16
“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman …” (1 Timotius 6:10)

Apakah artinya “cinta uang”? Apakah “ingin menjadi kaya” itu salah menurut firman Tuhan. Seseorang yang “cinta uang” dan “ingin kaya,” standar hidupnya hanya satu, yaitu uang. Dia rela melakukan kejahatan, kecurangan dalam pekerjaan, menindas sesamanya, demi untuk mendapatkan uang (ay. 9).

Seseorang yang “cinta uang” berarti menyerahkan dirinya kepada uang dan mengabdikan dirinya kepada uang dengan seluruh afeksi dan emosinya. Dia rela mengorbankan apa saja demi uang, termasuk menyangkal imannya (ay. 10) hanya untuk menjadi kaya. Tetapi sesungguhnya, dia sedang menyiksa dirinya dan membuat dirinya berduka, bukan untuk mendapatkan kebahagiaan sejati.

Hal ini kontras sekali dengan perintah Tuhan Yesus dalam Matius 22:37 dan 39 dan apa yang dikatakan Mazmur 73:25. Untuk mencegah agar supaya tidak jatuh kepada “cinta uang” dan “ingin menjadi kaya,” maka kita bisa:

(1) belajar mencukupkan diri dalam segala hal (ay. 6-8).
Gaya hidup mencukupkan diri dalam segala hal merupakan bagian dari ibadah kepada Allah. Ketika belajar mencukupkan diri, kita sedang menyembah Allah dan mengatakan bahwa apa yang diberikan Allah itu cukup bagi kita.

(2) Mengejar nilai-nilai Kerajaan Sorga (ay. 11-12).
Milikilah karakter yang mencerminkan keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan juga kelembutan. Selain itu, teruslah mengejar iman yang benar sesuai dengan Alkitab, iman yang makin mengakar kepada firman Tuhan dan bertumbuh di dalam firman Tuhan. Fokuskan hidup kita pada pengharapan hidup yang kekal, yang Allah berikan dalam Kristus Yesus.

Bagaimana dengan kita hari ini? Apakah kita kuatir akan segala hal, sehingga memandang uang sebagai segala-galanya? Marilah kita kembali kepada nasihat firman Tuhan ini dan peganglah janji Tuhan. Apabila kita mengutamakan Tuhan, dan hidup benar sesuai firman-Nya, serta bekerja keras dalam kejujuran, Tuhan akan berkenan memberkati dan menolong kita. Kasihilah Tuhan, bukan yang lain, sebab Ia adalah Tuhan atas hidup kita

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s