Karya Terbesar, Anugerah Kekal

Bacaan hari ini: Ibrani 7:24-28
“Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.” (Ibrani 7:24)

Ke-imamat-an Kristus berbeda dengan pribadi dan peran para imam lain yang hidup dalam Perjanjian Lama. Imamat Kristus “tidak dapat beralih kepada orang lainnya,” karena mengandung beberapa pengertian, yaitu:
(1) Eksistensi kekekalan pribadi Kristus yang tidak dapat disamakan dengan para imam lain yang dibatasi oleh kematian (ay. 24).

(2) Eksistensi karya Kristus yang “tetap berlaku dan tidak dapat diubah,” meski waktu, tempat, zaman dan manusia selalu berubah-ubah. Pengorbanan hewan dalam Perjanjian Lama hanya menutup dosa untuk sementara saja, tapi pengorbanan Tuhan Yesus berlaku untuk selama-lamanya (ay. 26-27). Hal ini berarti bahwa karya persembahan diri Kristus dapat menyelamatkan orang berdosa yang mau percaya kepada Kristus, dari berbagai zaman dan berbagai tempat yang berbeda.

(3) Kata tidak beralih (Yunani: aparabatos) menunjuk pada pengertian “tidak dapat diganggu gugat.” Jadi apa/siapa yang sudah menjadi milik orang tertentu, tidaklah dapat dialihkan kepada orang lain. Keimaman Kristus itu tidak akan pernah dapat beralih kepada siapa pun; hanya ada di dalam Kristus Yesus untuk selama-lamanya (Yoh. 14:6). Keistimewaan lain dari ke-imamat-an Kristus adalah juga karena Ia senantiasa menjadi pengantara manusia berdosa kepada Allah Bapa (ay. 25), yang selalu mengampuni dan memulihkan kita dalam jatuh bangun berjuang melawan dosa (1Yoh. 2:1-2; 1Yoh. 1:9). Imam Besar seperti itulah yang kita perlukan.

Apa aplikasinya ini semua bagi kita?

(1) Kita patut bersyukur karena di dalam Kristus, kita mendapatkan pengampunan dan karya keselamatan yang pasti dan bersifat kekal, yang juga menjadikan kita anak-anak Allah.

(2) Ketika kita lemah, kita memiliki Pengantara kepada Bapa dan Allah lah sumber pengampunan bagi kita.

(3) Marilah kita hidup dalam kesalehan karena Kristus telah mengerjakan bagian yang terbaik bagi kita, yaitu Ia mengampuni dosa-dosa kita melalui pengorbanan diri-Nya sendiri, sekali untuk selamanya. Dialah Imam Besar Agung yang sanggup menyela-matkan kita.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s