Perencanaan

Bacaan hari ini: Yakobus 4:1-17
“Sebenarnya kamu harus berkata: ‘Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.’” (Yakobus 4:15)

Setiap manusia tentunya memiliki sasaran yang ingin dicapai dalam hidupnya. Untuk dapat meraih sasaran tersebut tentunya diperlukan strategi dan perencanaan. Tanpa strategi dan perencanaan yang matang, sasaran yang diharapkan akan sulit tercapai. Karena itu, tidak sedikit orang yang menganggap strategi dan perencanaan sebagai hal pertama dan utama yang harus dimiliki seseorang. Di satu sisi, hal tersebut ada benarnya. Tapi di sisi yang lain, orang bisa menganggap perencanaan sebagai segalanya sampai menyisihkan peran Tuhan.

Yakobus dalam suratnya mengingatkan agar jemaat janganlah melupakan Tuhan dalam perencanaan. Terkadang orang Kristen bisa salah mengartikan bahwa melibatkan Tuhan dalam perencanaan berarti memohon Tuhan memberkati segala sesuatu yang telah direncanakan. Para pedagang di masa itu selalu merencanakan perjalanan bisnisnya. Perencanaan adalah suatu hal yang baik. Namun para pedagang itu begitu yakin dengan rencananya, seolah-olah segala sesuatu pasti akan terjadi sesuai yang mereka pikirkan. Padahal tidak ada seorang manusiapun yang dapat memastikan apa yang akan terjadi hari esok. Karena manusia tidak mengetahui hari esok, maka penting untuk bergantung pada Tuhan yang menguasai hari esok.

Dalam perencanaan itu, orang percaya harus bergantung penuh pada Tuhan. Artinya:

Pertama, sebelum membuat perencanaan, perlu memohon pimpinan Tuhan.
Perencanaan itu harus berdasarkan dan sesuai dengan kehendak Tuhan.

Kedua, bergantung pada Tuhan berarti menyerahkan seluruh perencanaannya pada Tuhan.
Manusia dapat berencana, tetapi manusia tidak berkuasa untuk membuat sesuatu terjadi persis seperti apa yang sudah direncanakan.

Segala sesuatu yang terjadi tetap bergantung pada Tuhan. Karena itu, kita tidak bisa memaksakan keinginan kita pada Tuhan. Jika sesuatu terjadi di luar rencana kita, tetap percaya bahwa Tuhan yang mahabaik memiliki maksud lain. Biarlah kita bergantung penuh pada Tuhan sehingga kita senantiasa bisa hidup dalam rencana-Nya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s