Doa Orang Benar

Bacaan hari ini: Yakobus 5:1-20
“Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.” (Yakobus 5:17)

Siapa yang tidak akan senang jika doanya dikabulkan? Semua orang tentu berharap doanya dikabulkan sesuai yang dimintanya. Bahkan, tidak jarang orang Kristen mengutip ayat-ayat Alkitab yang dianggap sebagai janji bahwa Tuhan pasti akan mengabulkan doa orang percaya. Di satu sisi, keyakinan itu hal yang baik. Namun di sisi lain, kita harus ingat bahwa doa bukanlah alat untuk mendapatkan apa pun yang kita inginkan.

Yakobus 5:16b merupakan satu ayat yang dihafalkan dan menjadi favorit sebagian orang Kristen. Namun sering kali orang hanya memahami bagian itu sebagai jaminan bahwa doa yang dinaikkan dengan keyakinan, memiliki kuasa yang besar. Padahal yang seharusnya menjadi poin utamanya adalah doa orang benar.

Orang benar di sini setidaknya memiliki dua pengertian.
Pertama, orang yang dibenarkan oleh karya penebusan Kristus, atau dengan kata lain orang yang percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Kedua, orang yang hidup benar sesuai dengan jalan Tuhan.
Orang yang hidup di jalan Tuhan akan mengetahui kehendak Tuhan sehingga apa yang diminta dalam doanya tidak akan bertentangan dengan kehendak Tuhan.

Yakobus mengambil contoh mengenai Elia. Elia adalah salah seorang nabi yang diutus Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya kepada bangsa Israel. Elia menjalani hidup sesuai dengan kehendak Tuhan bagi dirinya.

Dalam doanya, Elia berdoa dengan sungguh-sungguh, bukan untuk kepentingan dirinya sendiri, tetapi supaya bangsa Israel bertobat dan menyadari siapa Allah yang harus mereka sembah. Elia adalah orang benar, karena itulah doanya berkuasa dan dikabulkan Tuhan.

Kita adalah orang-orang yang telah dibenarkan, namun apakah kita sudah hidup benar? Apakah dalam doa-doa kita, kita berdoa dengan motivasi yang benar? Apakah yang kita minta dalam doa kita sudah sesuai dengan kehendak Tuhan dalam hidup kita? Jika kita hidup benar maka apa yang kita doakan tidak akan bertentangan dengan kehendak-Nya, dan dengan demikian doa kita pasti akan dikabulkan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s