Isi Kitab Termeteraikan

Bacaan hari ini: Wahyu 5:1-14
“Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba,adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!” (Wahyu 5:13)

Wahyu pasal 5 berbicara mengenai sebuah gulungan kitab yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Kitab ini berisi penghukuman terhadap dunia dan segala isinya yang melawan Allah. Hal ini sesuai Yehezkiel 2:9-10, yang memberikan gambaran bahwa isi dari gulungan kitab yang ditulis depan dan belakang itu berisi kesedihan dan ratapan. Gulungan kitab ini adalah bukti keadilan Allah, di mana orang-orang yang takut akan Tuhan mendapat keselamatan, tetapi orang-orang yang menolak Tuhan akan dihukum.

Namun Yohanes melihat sebuah masalah, yaitu tidak ada seorangpun di bumi maupun di sorga yang mampu membuka kitab itu. Karena itu, menangislah Yohanes dengan sedihnya, karena tidak seorangpun yang dianggap layak untuk membuka kitab tersebut dan menghakimi orang-orang fasik di dalam dunia ini. Di tengah-tengah kesedihannya itu, Yohanes mendapatkan kabar gembira bahwa ada orang yang layak untuk menerima dan membuka gulungan kitab itu, bahkan membuka ketujuh meterai kitab itu. Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.” (Why . 5:5).

Setelah berita sukacita ini, maka semua makhluk di bumi dan di sorga berseru: “Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!” Dari pemaparan ini, kita mengerti bahwa Wahyu pasal 5 ini menekankan dua hal.
Pertama, dunia ini akan dihakimi.

Kedua, menekankan kuasa dari Tuhan kita Yesus Kristus.
Orang yang jahat akan bertanggung jawab atas segala kejahatan yang telah mereka lakukan. Tuhan akan menghukum mereka. Sebaliknya, orang percaya akan melihat bahwa segala kebaikan dan jerih payah mereka selama ini tidak sia-sia. Ketaatan akan firman Tuhan yang selama ini mereka lakukan akan meluputkan mereka dari segala penghukuman Tuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s