Ketabahan Orang Kudus

Bacaan hari ini: Wahyu 13:1-18
“… Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus.” (Wahyu 13:10)

A.W. Tozer berkata: “Saya tidak takut akan iblis. Iblis bisa menghadapi saya,—ia lihat permainan judo yang tidak saya kenal. Namun, iblis tidak dapat menghadapi Dia yang dengan-Nya saya bergabung; ia tidak dapat menghadapi Dia yang dengan-Nya saya dipersatukan; ia tidak dapat menghadapi Dia yang kodrat-Nya berdiam di dalam kodrat saya.”

Kehidupan Kristen merupakan sebuah peperangan. Dalam Wahyu 13, dikatakan bahwa pada zaman akhir ini, orang-orang percaya harus menghadapi dua bahaya besar, yakni penganiayaan dan penyesatan. Dalam ayat 1 disebutkan tentang binatang yang keluar dari dalam laut. Ini merupakan simbol antikristus yang berperang melawan orang-orang kudus dan berusaha mengalahkan mereka. Ia berusaha menganiaya orang-orang kudus sehingga membuat mereka meninggalkan iman mereka dan berbalik menyembah kepada iblis.

Pada saat ini, di negara kita ini, kebebasan beragama masih terjamin. Pemerintah masih melindungi kebebasan kita beribadah. Tetapi janganlah kita lengah. Ada hal-hal lain yang seringkali menjadi “antikristus” yang berusaha menjauhkan kita dari Tuhan. Bahkan membuat kita berbalik dan meninggalkan Tuhan. Misal: pekerjaan, teman hidup, dan lain sebagainya. Bukankah banyak orang yang hari ini demi supaya karirnya dapat berkembang cepat dan berhasil, rela meninggalkan imannya dan berbalik menyembah kepada ilah lainnya? Bukankah sudah menjadi rahasia umum, demi seseorang yang dicintai, orang rela meninggalkan Tuhan dan berbalik kepada agama lain?

Karena itu, dalam akhir bagian pertama ini dikatakan, “Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus.” Bagaimanakah kita bisa tabah dan tetap memiliki iman yang kuat di dalam Tuhan? Tidak lain dan tidak bukan adalah kita harus memiliki pengenalan yang mendalam akan Tuhan. Relasi yang intim dengan Tuhan setiap hari agar hati kita bisa tetap terpaut kepada-Nya. Bagaimana dengan kita hari ini? Tekunlah dalam Tuhan dan hiduplah dalam hikmat Tuhan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s