Allah: Pencipta yang Agung

Bacaan hari ini: Kejadian 2:1-7
“Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Kejadian 2:7)

Allah menciptakan langit dan bumi beserta isinya dengan demikian spektakuler. Semuanya itu dijadikan Allah, dari yang belum pernah ada menjadi ada hanya dengan berfirman. Demikian juga Allah sendiri dengan tangan-Nya membentuk manusia. Hal ini menggambarkan betapa khusus ciptaan Allah yang disebut manusia ini. Lebih khusus lagi, setelah bentukan manusia ini, Allah menghembuskan nafas-Nya sehingga manusia itu hidup.

Pengrajin tanah liat hanya bisa membentuk tanah liat sampai menjadi sesuatu benda, tapi tidak bisa menghidupkannya. Allah bisa menghidupkan manusia, dengan nafas-Nya sendiri. Betapa khusus dan personalnya manusia ciptaan Allah.

Kita sebagai umat Tuhan, bukan saja diciptakan oleh Dia, tetapi juga dipilih-Nya di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus, untuk menjadi anak-anak Allah.

Betapa kita harus bersyukur dan menyadari bahwa hidup ini dijadikan Allah untuk sebuah tujuan, yaitu memuliakan Dia. Dalam menjalani hidup yang penuh tantangan dan pergumulan ini, hendaknya kita, anak-anak-Nya rindu mempersembahkan hidup untuk memuliakan Tuhan.

Dengan mengingat bahwa kita, manusia, ciptaan Allah yang khusus dan personal, diciptakan untuk tujuan yang khusus dan personal bagi Allah, yaitu untuk menikmati dan memuliakan Dia.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s